Sabtu, 26 Desember 2009

MULTIMEDIA FLASH

What is Authorware?
Authorware adalah sebuah authoring environment untuk meng –create lintas platform dari system multimedia yang interaktif. MErupakan tools pembangun untuk memproduksi interactive learning dan aplikasi training yang menggunakan digital movies, sound, animation, text and graphics. Authorware memperkenankan anda untuk meng-create aplikasi tanpa banyak pemrograman. Pembuatan sebuah aplikasi adalah masalah sederhana seperti men-drag icons pada sebuah flowchart!

Flash
Adobe Flash, atau Simply Flash, keduanya mengacu kepada Adobe Flash Player, dan Adobe Flash Professional pemrograman authoring multimedia. Adobe Flash Professional telah digunakan meng-create konten untuk Adobe Engagement Platform (seperti aplikasi web, games dan movie dan konten untuk mobile phones serta embedded devices lainnya). Flash Player, dibangun dan didistribusikan oleh Adobe Systems (yang meng-akuisisi Macromedia tahun 2005 dan merger secara keseluruhan pada December 2006), adalah sebuah aplikasi client yang available dalam hampir semua web browsers. Meliputi pendukung untuk vector and raster graphics, sebuah scripting language disebut ActionScript dan bi-directional streaming untuk audio dan video. Ada beberapa versi dari Flash Player untuk mobile phones dan non-PC devices lainnya.

Flash VS Animated GIF
Sebuah GIF animasi sesungguhnya adalah beberapa image disimpan dalam satu tempat.
Ketika GIF di-load dalam sebuah webpage, browser sederhana me-loop image-image tersebut. Ini artinya jika anda membuat animasi dari sebuah awan yang bergerak naik turun dalam 25 perpindahan kecil kemuadian area animasi dari gambar disimpan sebanyak 25 kali . Jadi ini tidak mengambil begitu banyak animasi untuk meng-create sebuah image GIF
Sementara GIF dapat digunakan untuk animasi namun GIF tidak didukung oleh ke-interaktif – an. GIF hanyalah loop sederhana dari image-image yang sudah diurutkan.
Dalam Flash, anda dapat mengontrol animasi. Contoh : anda dapat membuat animasi stop dan wait sampai user meng-click sebuah button. Dan ketika animasi dimulai lagi itu bergantung button mana yang di –click oleh user.
sebuah perbedaan yang sangat nyata adalah GIF images memiliki hanya 256 color palette.


Perbandingan lainnya :
1. Flash movies di-load lebih cepat .
2. Flash movies menyediakan interactivity.
3. Flash movies dapat menggunakan lebih dari 256 colors.

Flash VS Java Applet
Disamping animated GIF, Pendekatan lain telah digunakan untuk menambah effect dinamis pada webpages. Yaitu java applets.
Satu yang paling terkenal adalah lake applet. Sayangnya, java (bahasa pemrograman untuk applet) membutuhkan kemampuan programming. Ini artinya anda tidak dapat begitu saja memulai meng-create applet anda sendiri.
Oleh karena itu, beberapa programmer membuat applet gratis yang memperbolehkan customization. Jadi sebagai gantinya dari belajar programming, orang dapat dengan mudah menggunakan program applet yang sudah tersedia/siap pakai.
Lake applet adalah sebuah contoh baik. Dia membuat sebuah effect melambai dalam gambar berbagai ukuran. Tetapi jika anda menginginkan untuk menambah sesuatu ke dalam applet anda membutuhkan program lainnya yang anda buat sendiri atau menemukan program applet lainnya yang gratis yang sebenarnya anda inginkan.
Flash movies adalah dalam banyak cara yang sama pada java applets. Pr gram kecil dapat di-embedded ke dalam HTML pages anda. Tetapi tidak seperti java applets, ini kemudahan yang wajar untuk meng-create animasi dalam Flash tanpa keahlian programming.
Terkadang programmer java tidak seahli yang kita kira. Beberapa applets diprogram jadi mereka secepatnya mengambil semua resources dalam computer dan ini membekukan browser.
Jadi perbandingan java applets dengan Flash adalah:
• Flash movies lebih mudah untuk di-create daripada java applets.
• Flash movies lebih stabil dalam web browsers daripada java applets.

Macromedia Lingo
Macromedia Lingo adalah di-embedded pada Macromedia Director, leaving to Director the low-level details of graphics and OS interaction.
Object-oriented programming (OOP) didukung kedua bahasa dan komunitas Director. Bagaimanapun OOP bukan jalan satu-satunya. Penawarannya : Kecepatan dan fleksibilitas para programmer Director dalam pengembangan seperti mereka bekerja dalam timeline dan struktur pemrograman.
Ada 3 tipe scripts dalam Macromedia Lingo:
• behavior scripts di-attach ke sebuah sprite untuk mengontrol sprite's properties dan movement. Memudahkan dalam membuat program dalam sebuah cara object-oriented, seperti anda melihat dengan langsung relasi antar program dan item-itemnya yang terhubung juga. Dapat mengontrol atau berinteraksi dengan sprite-sprite lainnya, menjadikannya sebuah objek sebenarnya.
• movie scripts tidak di-attach ke sprite namun dapat secepatnya menjadi sebuah Objek. Menyediakan keseluruhan program (movie) dan terutama digunakan untuk menahan penhanan umun dan inisialisai variabel umum di awal atau akhir movie.
• parent scripts digunakan untuk kelahiran ( create cepat) sebuah objek ke dalam sebuah variabel yang digunakan pada perintah baru..Objek-objek ini dapat mengendalikan sprite dan media lainnya dengan remote, tanpa di-attach pada satupun sprite, mungkin digunakan untuk mengendalikan data atau item yang tidak ditampilkan dan digunakana untuk rekursi routine seperti pathfinding. Dapat digunakan untuk meng-create atau menghancurkan sebuat objek dalam satu waktu, membebaskannya dari batasan score yang membatasi behavior sripts juga.

Hypercard.
Hypercard adalah sebuah program yang dikemas oleh Bill Atkitson untuk pengelolaan informasi dan pengelolaan media penyimpanan data yang dijalankan di lingkungan Macintosh.Kehebatan dari Software ini adalah kemampuannya untuk dapat disesuaikan pengaturan berdasarkan keinginan user (customisable) khususnya dalam interaksi dengan user.
Hypercard menyediakan untuk menciptakan sebuah struktur yang mudah digunakan, pengalaman belajar interaktif yang dengan mudah dapat mengabungkan teks, gambar, suara, animasi dan bahkan video.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar